Pengertian konstruksi ialah satuan infranstruktur pada sebuah area atau pada beberapa area. Lebih singkatnya konstruksi merupakan istilah lain dari sebuah objek bangunan secara keseluruhan yang terdiri dari bagian-bagian struktur (sumber: wikipedia.com). Konstruksi ini tersusun dari batang-batang pembentuk (biasanya bambu, baja, atau beton) yang digabung sehingga membentuk suatu kesatuan bentuk bangunan secara keseluruhan dengan menggunakan berbagai macam teknik sambungan demikan hal nya juga dengan konstruksi baja ringan. Hasil dari kegiatan ini banyak terlihat terutama di kota-kota besar dalam bentuk fasilitas umum seperti gedung rumah sakit, perkantoran pemerintah daerah, jalan raya, jembatan layang, rel kereta api, drainase atau saluran air, landasan pesawat terbang, pelabuhan, dan macam-macam bentuk lainnya.
Untuk menjadikan hasil akhir keseluruhan sebuah bangunan atau konstruksi suatu bangunan juga termasuk konstruksi baja ringan sempurna, maka dari awal perencanaan pembangunan harus benar-benar direncanakan secara matang. Perencanaan itu mulai dari desain bangunan, material yang akan digunakan, menyesuaikan dengan dana yang dimiliki, hingga proyeksi penggunaan di masa mendatang termasuk dengan kemungkinan buruk seperti adanya bencana alam yang berpotensi merusak konstruksi suatu bangunan atau mungkin juga termasuk konstruksi baja ringan, semua persiapan dalam pembangunan konstruksi atap rumah modern saat ini biasanya dirangkum dalam sebuah teknik konstruksi baja ringan. Pengerjaan teknik konstruksi baja ringan sendiri kini melahirkan beberapa pihak yang menyediakan fasilitas jasa konstruksi atau biasa disebut aplikator. Penyedia jasa konstruksi baja ringan menawarkan fasilitas jasa konsultasi seputar pemasangan atap, pelaksanaan pekerjaan, dan pengawasan dalam pembuatan konstruksi baja ringan sebauh atap bangunan. Perencanaan konstruksi pun mendapat fasilitas khusus yang dari jasa konstruksi mulai dari penyediaan tenaga untuk survei (baik tempat maupun material dan faktor pendukung lain seperti tenaga pembangun), perencanaan secara mikro dan makro, studi kelayakan proyek, perencanaan secara teknis hingga penelitian.
Material untuk menentukan konstruksi sebuah bangunan itu sendiri bermacam-macam, tetapi yang paling sering digunakan adalah material baja dan beton termasuk material atap dengan penggunaan baja ringan. Baik material baja maupun beton memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penentuan material mana yang akan digunakan dalam pembangunan konstruksi dipengaruhi oleh berbagai aspek eksternal dari bahan itu sendiri. Jawaban untuk pertanyaan “manakah yang lebih baik antara material baja atau beton untuk sebuah konstruksi bangunan” tidak bisa diberikan secara pasti atau mutlak. Aspek eksternal material yang bisa berpengaruh terdiri dari bermacam-macam hal, antara lain pertimbangan karakter, sisi ekonomi, hingga lingkungannya.
Baja dikenal sebagai material dengan daya tarik yang kuat. Selain itu baja relatif lebih tahan lama karena tidak makan rayap seperti material kayu serta tidak memiliki perbedaan nilai muai dan susut (suhu tidak terlalu mempengaruhi bentuk, panjang, pemuaian dari material baja sendiri). Dalam pembentukannya (desain) baja dikenal material yang cukup lentur dan ringan. Selain itu baja juga dikenal sebagai material yang dapat dan mudah didaur ulang – pemisahan dengan menggunakan magnet – untuk dilebur dan dibentuk kembali menjadi desain lain. Di sisi lain baja juga memiliki kelemahan seperti kemungkinan untuk berkarat, lemah dengan gaya tekan, fleksibilitas masih lebih rendah bila dibandingkan dengan kayu, tidak kokoh, dan tidak tahan terhadap api.
Sementara beton pun memiliki hal yang sama, kelebihan dan kekurangan. Kelebihan beton terletak pada kemampuannya menahan gaya tekan dan tahan terhadap korosi atau karat (yang merupakan kelemahan dari baja). Beton lebih mudah dicetak, dapat disemprotkan pada permukaan beton lama yang retak, dapat dipompa, dan tahan aus serta tahan bakar. Di samping kelebihannya yang merupakan kelemahan dari baja, beton juga memiliki kelemahan yang salah satunya merupakan kelebihan baja yakni beton tidak dapat menahan gaya tarik, memiliki sifat mengembang dan menyusut. Kelebihan dan kekurangan masing-masing material dapat dibandingkan sebagai faktor pertimbangan dalam perencanaan pembangunan konstruksi, misalnya konstruksi baja atau konstruksi beton.
Sebagian besar pemilik rumah lebih memilih untuk pasang baja ringan dibandingkan dengan penggunaan kayu sebagai rangka atap rumah ataupun rangka rumah lainnya. Menjatuhkan pilihan pada baja ringan bukannya tanpa pertimbangan, namun lebih kepada efesien dan harganya lebih terjangkau. Selain itu... Selengkapnya
[horizontal-scrolling group=”GROUP1″] Harga pagar minimalis cukup bervariasi. Maksudnya bergantung pada tingkat kerumitan pembuatan desain model atau kebutuhan tertentu lain. Harga yang dibandrol di pasaran pun tidak dapat dijamin akan selalu stabil mengingat dibutuhkannya keahlian dan keterampilan khusus mulai dari tahap... Selengkapnya
Genteng baja ringan – Genteng merupakan bagian penutup pada atap rumah yang paling umum digunakan di Indonesia. Genteng yang digunakan pada umumnya dibuat dari bahan tanah liat yang melalui proses pembakaran sehingga genteng menjadi penutup yang melindungi rumah dari hujan... Selengkapnya
Belum ada Komentar untuk Solusi Pembangunan dengan Konstruksi Baja