Beranda » Tips Pemasangan » Solusi Pembangunan dengan Konstruksi Baja

Solusi Pembangunan dengan Konstruksi Baja

T Diposting oleh pada 9 September 2015
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 2218 kali

Pengertian konstruksi ialah satuan infranstruktur pada sebuah area atau pada beberapa area. Lebih singkatnya konstruksi merupakan istilah lain dari sebuah objek bangunan secara keseluruhan yang terdiri dari bagian-bagian struktur (sumber: wikipedia.com). Konstruksi ini tersusun dari batang-batang pembentuk (biasanya bambu, baja, atau beton) yang digabung sehingga membentuk suatu kesatuan bentuk bangunan secara keseluruhan dengan menggunakan berbagai macam teknik sambungan demikan hal nya juga dengan konstruksi baja ringan. Hasil dari kegiatan ini banyak terlihat terutama di kota-kota besar dalam bentuk fasilitas umum seperti gedung rumah sakit, perkantoran pemerintah daerah, jalan raya, jembatan layang, rel kereta api, drainase atau saluran air, landasan pesawat terbang, pelabuhan, dan macam-macam bentuk lainnya.
Untuk menjadikan hasil akhir keseluruhan sebuah bangunan atau konstruksi suatu bangunan juga termasuk konstruksi baja ringan sempurna, maka dari awal perencanaan pembangunan harus benar-benar direncanakan secara matang. Perencanaan itu mulai dari desain bangunan, material yang akan digunakan, menyesuaikan dengan dana yang dimiliki, hingga proyeksi penggunaan di masa mendatang termasuk dengan kemungkinan buruk seperti adanya bencana alam yang berpotensi merusak konstruksi suatu bangunan atau mungkin juga termasuk konstruksi baja ringan, semua persiapan dalam pembangunan konstruksi atap rumah modern saat ini biasanya dirangkum dalam sebuah teknik konstruksi baja ringan. Pengerjaan teknik konstruksi baja ringan sendiri kini melahirkan beberapa pihak yang menyediakan fasilitas jasa konstruksi atau biasa disebut aplikator. Penyedia jasa konstruksi baja ringan menawarkan fasilitas jasa konsultasi seputar pemasangan atap, pelaksanaan pekerjaan, dan pengawasan dalam pembuatan konstruksi baja ringan sebauh atap bangunan. Perencanaan konstruksi pun mendapat fasilitas khusus yang dari jasa konstruksi mulai dari penyediaan tenaga untuk survei (baik tempat maupun material dan faktor pendukung lain seperti tenaga pembangun), perencanaan secara mikro dan makro, studi kelayakan proyek, perencanaan secara teknis hingga penelitian.
Material untuk menentukan konstruksi sebuah bangunan itu sendiri bermacam-macam, tetapi yang paling sering digunakan adalah material baja dan beton termasuk material atap dengan penggunaan baja ringan. Baik material baja maupun beton memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penentuan material mana yang akan digunakan dalam pembangunan konstruksi dipengaruhi oleh berbagai aspek eksternal dari bahan itu sendiri. Jawaban untuk pertanyaan “manakah yang lebih baik antara material baja atau beton untuk sebuah konstruksi bangunan” tidak bisa diberikan secara pasti atau mutlak. Aspek eksternal material yang bisa berpengaruh terdiri dari bermacam-macam hal, antara lain pertimbangan karakter, sisi ekonomi, hingga lingkungannya.
Baja dikenal sebagai material dengan daya tarik yang kuat. Selain itu baja relatif lebih tahan lama karena tidak makan rayap seperti material kayu serta tidak memiliki perbedaan nilai muai dan susut (suhu tidak terlalu mempengaruhi bentuk, panjang, pemuaian dari material baja sendiri). Dalam pembentukannya (desain) baja dikenal material yang cukup lentur dan ringan. Selain itu baja juga dikenal sebagai material yang dapat dan mudah didaur ulang – pemisahan dengan menggunakan magnet – untuk dilebur dan dibentuk kembali menjadi desain lain. Di sisi lain baja juga memiliki kelemahan seperti kemungkinan untuk berkarat, lemah dengan gaya tekan, fleksibilitas masih lebih rendah bila dibandingkan dengan kayu, tidak kokoh, dan tidak tahan terhadap api.
Sementara beton pun memiliki hal yang sama, kelebihan dan kekurangan. Kelebihan beton terletak pada kemampuannya menahan gaya tekan dan tahan terhadap korosi atau karat (yang merupakan kelemahan dari baja). Beton lebih mudah dicetak, dapat disemprotkan pada permukaan beton lama yang retak, dapat dipompa, dan tahan aus serta tahan bakar. Di samping kelebihannya yang merupakan kelemahan dari baja, beton juga memiliki kelemahan yang salah satunya merupakan kelebihan baja yakni beton tidak dapat menahan gaya tarik, memiliki sifat mengembang dan menyusut. Kelebihan dan kekurangan masing-masing material dapat dibandingkan sebagai faktor pertimbangan dalam perencanaan pembangunan konstruksi, misalnya konstruksi baja atau konstruksi beton.

 

Belum ada Komentar untuk Solusi Pembangunan dengan Konstruksi Baja

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Solusi Pembangunan dengan Konstruksi Baja

Baja Ringan Bogor Dengan Berbagai Kegunaan

Baja Ringan Bogor Dengan Berbagai Kegunaan

T 27 Juni 2015 F A Petra Truss

Baja ringan bogor – Tren menggunakan kayu dan besi sebagai bahan bangunan kini mulai tergeser dengan penggunaan bahan lain yang lebih efisien dan hemat biaya. Kayu dan besi mulai ditinggalkan karena bahan bakunya sudah semakin sulit didapatkan terutama kayu. Untuk... Selengkapnya

Kenali 3 Ukuran Baja Ringan, Bentuk, & Jenis Baja Ringan 2021 Disini

T 16 September 2020 F A Petra Truss

Baja Ringan Baja ringan adalah material yang dibentuk dalam kondisi dingin (cold-formed steel) dengan ketebalan berkisar antara 0,4 mm hingga 3,0 mm yang bersifat ringan dan tipis namun kekuatannya tidak kalah dari baja konvesional. Ada baiknya Anda mengetahui ukuran baja... Selengkapnya

Harga Canopy Baja Ringan Murah, Kualitasnya Tetap Bagus

Harga Canopy Baja Ringan Murah, Kualitasnya Tetap Bagus

T 27 Juni 2015 F , A Petra Truss

Harga canopy baja ringan – Canopy adalah bagian dari atap rumah yang merupakan tambahan untuk menutupi jendela, pintu, atau ventilasi udara lainnya agar tidak terkena air hujan secara langsung dan sebagai peneduh agar tidak terkena sinar matahari secara langsung. Seiring... Selengkapnya

+ SIDEBAR
× Segera Hubungi Kami